BANDUNG (Media News), – Tewasnya Taruna AAU Andik Wahyu Kurniawan,21, membangkitkan kemarahan anggota TNI di Bandung.
Senin
sore (22/12) Kasgar Tap II Bandung Marsma TNI Imron Nasution membentuk
tim pemburu yang beraggotakan polisi, unusur TNI dan POM AU.
“Menangkap
pelaku wewanangan Polri, tapi kami hanya membantu. Untuk mempercepat
pengungkapan tim pemburu dibentuk dan diturunkan,“ ungkapnya.
Beberapa
anggota Reskrim Polrestabes Bandung, menduga kuat, pelaku yang
membantai korban Taruna warga Jalan Sukasari, Bandung itu diduga kuat
pentolan geng motor.
Berdasar fakta, beberapa korban pembunuhan di fly over Pasupati merupakan korban geng motor. “ Kamni sedang fokus menyisir pentolan itu,“.
Imron
menambahkan, korban merupakan anak kandung anggota TNI AU Pelda Slamet
yang ditinggal di di Komplek TNI AU Jalan Sukasari, Bandung.
Almarhum
berada di Bandung sedang berlibur atai cuti. Korban lanjutnya ,
tercatat Taruna Akademi Angkatan Udara Yogyakarta angkatan 2011.
Taruna
ini dibantai pentolan berandalan motor saat mengantarkan kakaknya
Yunita Nurhayati ke travel karewna mau berangkat ke Jakarta.
Di
perjalanan jembatan layang Pasupati, Andik ditemukan tewas di atas
Jembatan Layang Pasupati, tepatnya di perempatan Pasteur-Sukajadi.
Polisi yang memperoleh infprmasi bergegas ke TKP dan mengevakuasi jenazah korban ke RSHS Bandung.
Berdasar hasil identifikasi, korban mengalami luka tusuk serius di bagian dada. Luka tusukan tembus ke jantung. (320)
Senin, 23 Desember 2013
Taruna AAU Tewas, TNI Bentuk Tim Pemburu
23.44
No comments
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar